Konfigurasi block situs menggunakan squid

Proxy server adalah sebuah server (sistem komputer atau aplikasi) yang bertindak sebagai perantara permintaan dari klien mencari sumber daya dari server lain. Klien A terhubung ke peladen perantara, meminta beberapa servis, seperti berkas, koneksi, halaman web, atau sumber daya lainnya, yang tersedia dari peladen yang berbeda. Server perantara mengevaluasi permintaan menurut aturan penyaringan

Squid adalah sebuah daemon yang digunakan sebagai proxy server dan web cache. Squid memiliki banyak jenis penggunaan, mulai dari mempercepat server web dengan melakukan caching permintaan yang berulang-ulang, caching DNS, caching situs web, dan caching pencarian komputer di dalam jaringan untuk sekelompok komputer yang menggunakan sumber daya jaringan yang sama, hingga pada membantu keamanan dengan cara melakukan penyaringan (filter) lalu lintas. Meskipun seringnya digunakan untuk protokol HTTP dan FTP, Squid juga menawarkan dukungan terbatas untuk beberapa protokol lainnya termasuk Transport Layer Security (TLS), Secure Socket Layer (SSL), Internet Gopher, dan HTTPS. Versi Squid 3.1 mencakup dukungan protokol IPv6 dan Internet Content Adaptation Protocol (ICAP).


1. Untuk proxy pada kali ini kita akan menggunakan paket squid, langkah pertama kita install terlebih dahulu paket squid tersebut dengan perintah
root@goestoe:~# apt-get install squid


2. Selanjutnya sebelum mengkonfigurasi file squid.conf sebaik copy terlebih dahulu file squid.conf tersebut agar pada suatu saat nanti apabila terjadi kesalah konfigurasi kita dapat mengcopynya kembali dengan nama squd.conf
root@goestoe:~# cp /etc/squid/squid.conf backupsquid.bak


3. Selanjutnya edit file squid.conf, lalu setting parameter dibawah untuk cache option sedangkan untuk http_port 3128 transparent maksudnya untuk proxy squid kali ini ka dikonfigurasi menggunakan mode transparent
root@goestoe:~# nano /etc/squid/squid.conf
http_port 3128 transparent cache_mem 32 MB
cache_dir ufs /var/spool/squid 1600 4 256
negative_ttl 2 minutes
maximum_object_size 1024 KB
minimum_object_size 4 KB
cache_swap_low 80
cache_swap_high 100
# INSERT YOUR OWN RULE(S) HERE TO ALLOW ACCESS FROM YOUR CLIENTS
acl whitelist src 192.168.0.0/24
acl blacklist url_regex “/etc/squid/block.txt
http_access deny blacklist
# And finally deny all other access to this proxy
http_access allow whitelist
http_access deny all

Ket:
– acl whitelist src 192.168.0.0/24 –> 192.168.0.0/24 merupakan network dari client
– Acl blacklist url_regex “/etc/squid/block.txt” -> block.txt merupakan tempat lamat situs-situs yang akan di block
–    Untuk whitelist dan blacklist hanya merupakan penamaan saja
–    Untuk semua rule pada squid di konfigurasi diatas http_access deny all


4. Selanjutnya buat file untuk alamat-alamat situs yang akan di block sesuai dengan alamat link dari url_regex
root@goestoe:~# nano /etc/squid/block.txt
facebook.com youtube.com
porn.com


5. Selanjutnya restart squid dengan perintah
root@goestoe:~# /etc/init.d/squid restart


6. Langkah terakhir buat rule untuk transparent routing pada file rc.local dengan tujuan agar semua paket yang berasal dari port 80 client di arahkan ke port 3128 yang selanjutnya kan di seleksi sesuai dengan rule-rule yang berlaku pada squid

root@goestoe:~# nano /etc/rc.local

# By default this script does nothing. iptables -A POSTROUTING -t nat -o eth0 -j MASQUERADE
iptables -t nat -A PREROUTING -i eth1 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
exit()


Block situs menggunakan squid part 1


Block situs menggunakan squid part2

Previous
Next Post »